Recent Updates Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Raymond Ginting 10:36 am on 18 April, 2014 Permalink | Reply
    Tags: , ,   

    Enable Registry Editor disabled by Administrator or Virus 


    Registry Editor is a useful utility in Windows which allows users to easily change advanced Windows settings by altering registry keys present in a hierarchical arrangement called the Windows Registry. Despite being such a powerful tool, Registry Editor is not totally error-proof.

    A simple virus infection is all it takes to render it useless. Or, there are times when your administrator has actually disabled Registry Editing. When you try to open the Registry Editor in one such computer, you are likely to receive the“Registry editing has been disabled by your administrator” error. Due to this error, it is impossible to remove this restriction using Registry Editor itself.

    This article suggests some workarounds for re-enabling Registry editing in a computer running Windows XP, Windows Vista, Windows Server 2003/ 2008, Windows 7 or Windows 8.

    Enable Registry Editor Using Group Policy Editor

    1. Click on Start. Go to Run. Users running Windows 8, Windows 7 or Vista, go to Search.
    2. Type gpedit.msc and press Enter.
    3. Navigate to User Configuration / Administrative Templates / System.
    4. In the work area, double click on “Prevent Access to registry editing tools”.
    5. In the popup window, encircle Disabled and click on OK.
    6. Normally, Registry Editor will be immediately accessible. If it is not, restart your PC.

    Local Group Policy Editor - Registry Editor

     

     
  • Raymond Ginting 10:22 am on 18 April, 2014 Permalink | Reply
    Tags: task manager, ,   

    Enable Task Manager disabled by Administrator in Windows 


    Windows Task Manager is used to view details about processes running on your computer. Since it can be used to terminate programs that are misbehaving or are viruses disguised in the form of harmless programs, most spyware and viruses disable it to prevent themselves from being closed through it. Some administrators also disable Task Manager to prevent users from closing important security programs like antiviruses and anti-malwares.

    In such situations, running the Task Manager will give the “Task Manager has been disabled by Administrator” error. However, there are some techniques you can use to re-enable task manager and close those harmful programs manually. This article contains few such simple techniques you can use to regain access to Task Managing privileges.

    Task Manager

    Enable Task Manager from Registry in Windows 8, 7, XP or Vista

    Registry Editor is an inbuilt Windows tool that is used to modify registry keys which tell Windows how it should work. A simple registry modification can be used to bypass the Task Manager block. To do so, just follow the steps:-
    Registry Editor is an inbuilt Windows tool that is used to modify registry keys which tell Windows how it should work. A simple registry modification can be used to bypass the Task Manager block. To do so, just follow the steps:

    1. Click on Start. Go to Run. If you use Windows 8, Windows 7 or Windows Vista, go to Search.
    2. Type regedit and press Enter. Registry Editor will start. If Registry Editor is also disabled, you will first need to enable registry editing.
    3. Through the left hand navigation pane, navigate to HKEY_CURRENT_USER\Software \ Microsoft \ Windows \ Current Version \Policies \System. If the System key is not there, you will need to create it.
    4. In the work area, locate “DisableTaskMgr”. If this value is not there, you will need to create a new DWORD value called DisableTaskMgr. Double click on it. A window will pop up.
    5. Enter its value data as 0 and press OK.
    6. Close Registry Edior. If Task Manager is still disabled, restart your computer.

     

    regedit

     

    Enable Task Manager from Group Policy Editor (Gpedit.msc)

    Group Policy Editor is a feature in Windows which is used to edit local policy settings. It can also be used to enable Task Manager. To do so, just follow the steps given below:

    1. Open Start Menu. Windows XP users click on Run. Windows 8, Windows 7 and Vista users, go to Search.
    2. Type gpedit.msc and press Enter. Group Policy Editor Window will show up.
    3. From the navigational pane at the left hand side, go to: User Configuration > Administrative Templates > System > Ctrl+Alt+Del Options.
    4. In the work area, double click on “Remove Task Manager” and set its value to Disabled or Not Configured.
    5. Restart your Computer or Log Off and Log back On to apply the changes.

    Local Group Policy Editor - Task Manager

     

    The techniques mentioned in this article work on Windows 8, Windows 7, Windows XP and Windows Vista.

     
  • Raymond Ginting 8:59 pm on 2 August, 2013 Permalink | Reply
    Tags:   


    ..males teriak-teriak..suaraku buat Jokowi aja ntar..
    ## sekali sekali bikin status politik ##

     
  • Raymond Ginting 2:11 am on 26 July, 2013 Permalink | Reply
    Tags: , kendal   

    FPI BUKAN Kebudayaan Indonesiaku 


    Lagi asik-asik menikmati kopi malam, terdengar berita mengenai FPI marak lagi di bumi Indonesiaku ini. Ada apa lagi dengan mereka? Kali ini berita baik kah atau berita buruk yang mereka bawa untuk Indonesiaku ini?

    Ternyata berita FPI kali ini terdengar dari daerah Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, dimana FPI menggunakan mobil Avanza (AB 1705 SA) menabrak 5 warga Kendal, 1 diantaranya tewas, berikut yang ditabrak adalah pengguna motor, Wahid (62) dan Suyatmi yang diboncengnya, bukannya berhenti namun malah terus melaju hingga terseret sejauh 500 meter, mobil itu juga menyerempet Yudi dan Trimunarti yang berboncengan kemudian menabrak polisi Brigadir Agus Nasruddin yang sedang mengamankan lokasi,” ujar warga Sukorejo Kendal Benny Karnadi kepada merdeka.com, Kamis (18/7) lalu. Berikut cuplikan video amatirnya:

    Wah..wah…wahh….bingung saking banyak2nya kata-kata sampai bingung mau nulis apa tentang ormas yang satu ini. Dibilang benar, ya meraka seperti itu kelakuannya. Dibilang salah, mereka mengatasnamakan agama :D Ck ck ck…

    Berikut sedikit sejarah mengenai FPI :

    Front Pembela Islam dideklarasikan pada 17 Agustus 1998 (24 Rabiuts Tsani 1419 H) di halaman Pondok Pesantren Al Um, Kampung Utan, Ciputat, di Selatan Jakarta oleh sejumlah Habaib, Ulama, Mubaligh dan Aktivis Muslim dan disaksikan ratusan santri yang berasal dari daerah Jabotabek. Organisasi ini dibentuk dengan tujuan menjadi wadah kerja sama antara ulama dan umat dalam menegakkan Amar Makruf dan Nahi Munkar di setiap aspek kehidupan.

    FPI menjadi sangat terkenal karena aksi-aksinya yang kontroversial sejak tahun 1998. Terutama yang dilakukan oleh laskar paramiliternya yakni Laskar Pembela Islam. Rangkaian aksi penutupan klab malam dan tempat-tempat yang diklaim sebagai tempat maksiat, ancaman terhadap warga negara tertentu, penangkapan (sweeping) terhadap warga negara tertentu, konflik dengan organisasi berbasis agama lain adalah wajah FPI yang paling sering diperlihatkan dalam media massa. Hmmm..berikut kalau ingin tahu cuplikan “tindakan-tindakan” dan lain sebagainya mengenai ormas FPI :

    Bentrok FPI vs Warga Tewaskan Seorang Ibu - Sumber: MSN.com

    Bentrok FPI vs Warga Tewaskan Seorang Ibu – Sumber: MSN.com

    Rusak Toko di Makassar Muncul di YouTube, 3 Laskar FPI Tersangka - Sumber: Liputan6.com

    Rusak Toko di Makassar Muncul di YouTube, 3 Laskar FPI Tersangka – Sumber: Liputan6.com

    Mulai Lagi, FPI Obrak-abrik Warung Coto, Pelanggan Lari Terbirit-Birit Ketakutan - Sumber: rimanews.com

    Mulai Lagi, FPI Obrak-abrik Warung Coto, Pelanggan Lari Terbirit-Birit Ketakutan – Sumber: rimanews.com

    ANARKIS FPI MERUSAK ISLAM DARI DALAM | Sumber: http://maspuad.blogspot.com/

    ANARKIS FPI MERUSAK ISLAM DARI DALAM | Sumber: http://maspuad.blogspot.com/

    Berikut adalah sebagian aksi-aksi FPI sejak tahun 2001 hingga 2008.

    Tahun 2001

    • 27 Agustus Ratusan massa yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI) berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR. Mereka menuntut MPR/DPR untuk mengembalikan Pancasila sesuai dengan Piagam Jakarta
    • 09 Oktober FPI membuat keributan dalam aksi demonstrasi di depan Kedutaan Amerika Serikat dengan merobohkan barikade kawat berduri dan aparat keamanan menembakkan gas air mata serta meriam air
    • 15 Oktober Polda Metro Jaya menurunkan sekitar seribu petugas dari empat batalyon di kepolisian mengepung kantor Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Petamburan III Jakarta Barat dan terjadi bentrokan
    • 07 November Bentrokan terjadi antara laskar Jihad Ahlusunnah dan Laskar FPI dengan mahasiswa pendukung terdakwa Mixilmina Munir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Dua orang mahasiswa terluka akibat dikeroyok puluhan laskar

    Tahun 2002

    • 15 Maret Panglima Laskar Front Pembela Islam (FPI), Tubagus Muhammad Sidik menegaskan, aksi sweeping terhadap tempat-tempat hiburan yang terbukti melakukan kemaksiatan, merupakan hak dari masyarakat
    • 15 Maret Satu truk massa FPI (Front Pembela Islam) mendatangi diskotik di Plaza Hayam Wuruk.
    • 15 Maret sekitar 300 masa FPI merusak sebuah tempat hiburan, Mekar Jaya Billiard, di Jl. Prof Dr. Satrio No.241, Karet, Jakarta
    • 24 Maret Sekitar 50 anggota Front Pembela Islam (FPI) mendatangi diskotek New Star di Jl. Raya Ciputat. FPI menuntut agar diskotek menutup aktivitasnya.
    • 24 Mei Puluhan massa dari Front Pembela Islam (FPI) di bawah pimpinan Tubagus Sidiq menggrebek sebuah gudang minuman di Jalan Petamburan VI, Tanah Abang, Jakarta Pusat
    • 26 Juni Usai berunjuk rasa menolak Sutiyoso di Gedung DPRD DKI, massa Front Pembela Islam (FPI) merusak sejumlah kafe di Jalan Jaksa yang tak jauh letaknya dari tempat berunjuk rasa. Dengan tongkat bambu, sebagian dari mereka merusak diantaranya Pappa Kafe, Allis Kafe, Kafe Betawi dan Margot Kafe.
    • 4 Oktober 2002 Sweeping ke tempat-tempat hiburan-Riziq dipenjara selama tujuh bulan
    • 14 Oktober 2002 Sekitar 300 orang pekerja beberapa tempat hiburan di Jakarta melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI. Mereka menuntut pembubaran Front Pembela Islam (FPI) yang mereka anggap telah melakukan aksi main hakim sendiri terhadap tempat hiburan
    • 16 Oktober Habib Rizieq diperiksa pihak kepolisian di Mapolda Metro Jaya
    • 06 November Lewat rapat singkat yang dihadiri oleh sesepuh Front Pembela Islam (FPI), maka Dewan Pimpinan Pusat FPI, mengeluarkan maklumat pembekuan kelaskaran FPI di seluruh Indonesia untuk jangka waktu yang tidak ditentukan
    • Desember FPI diaktifkan kembali

    Tahun 2003

    • 20 April Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ditahan di Markas Polda Metro Jaya Jakarta setelah dijemput paksa dari bandara.
    • 08 Mei Habib Muhammad Rizieq mulai diadili di PN Jakarta
    • 22 Mei 2003 Koordinator lapangan laskar Front Pembela Islam (FPI) Tubagus Sidik bersama sepuluh anggota laskar FPI menganiaya seorang pria di jalan tol, dan mereka ditangkap 23 Mei
    • 1 Juli 2003 Rizieq menyesal dan berjanji akan menindak anggota FPI yang melanggar hukum negara di PN Jakarta Pusat
    • 11 Agustus Majelis hakim memvonis Habib Rizieq dengan hukuman tujuh bulan penjara
    • 19 November Ketua FPI Habib Rizieq bebas
    • 18 Desember menurut Ahmad Sobri Lubis, Sekretaris Jenderal FPI, usai bertemu Wakil Presiden Hamzah Haz di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Front Pembela Islam (FPI) akan mengubah paradigma perjuangannya, tidak lagi menekankan pada metode perjuangan melalui gerakan massa dan kelaskaran. Perjuangan lebih ditekankan lewat pembangunan ekonomi, pengembangan pendidikan dan pemberantasan maksiat melalui jalur hukum.

    Tahun 2004

    • 03 Oktober FPI menyerbu pekarangan Sekolah Sang Timur sambil mengacung-acungkan senjata dan memerintahkan para suster agar menutup gereja dan sekolah Sang Timur. Front Pembela Islam( FPI) menuduh orang-orang Katolik menyebarkan agama Katolik karena mereka mempergunakan ruang olahraga sekolah sebagai gereja sementara sudah selama sepuluh tahun.
    • 11 Oktober FPI Depok Ancam Razia Tempat Hiburan
    • 22 Oktober FPI melakukan pengrusakan kafe dan keributan dengan warga di Kemang
    • 24 Oktober 2004 Front Pembela Islam melalui Ketua Badan Investigasi Front FPI Alwi meminta maaf kepada Kapolda Metro Jaya bila aksi sweeping yang dilakukannya beberapa waktu lalu dianggap melecehkan aparat hukum
    • 25 Oktober 2004 Ketua MPR yang juga mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nurwahid dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam cara-cara kekerasan yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) dalam menindak tempat hiburan yang buka selama Bulan Ramadhan
    • 28 Oktober Meski menuai protes dari berbagai kalangan, Front Pembela Islam (FPI) tetap meneruskan aksi sweeping di bulan Ramadhan menurut Sekretaris Jenderal FPI Farid Syafi’i
    • 28 Oktober 2004 Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafi’I Ma’arif meminta aksi-aksi sepihak yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) terhadap kafe-kafe di Jakarta dihentikan. Dia menilai, apa yang dilakukan FPI merupakan wewenang pemerintah daerah dan kepolisian.
    • 23 Desember Sekitar 150 orang anggota Front Pembela Islam terlibat bentrok dengan petugas satuan pengaman JCT (Jakarta International Container Terminal)

    Tahun 2005

    • 27 Juni FPI menyerang Kontes Miss Waria di Gedung Sarinah Jakarta
    • 05 Agustus FPI dan FUI mengancam akan menyerang Jaringan Islam Liberal (JIL) di Utan Kayu
    • 02 Agustus Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Isalam (FPI) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, meminta pengelola Taman Kanak-kanak Tunas Pertiwi, di Jalan Raya Bungursari, menghentikan kebaktian sekaligus membongkar bangunannya. Jika tidak, FPI mengancam akan menghentikan dan membongkar paksa bangunan.
    • 23 Agustus Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Abdurrahman Wahid meminta pimpinan tertinggi Front Pembela Islam (FPI) menghentikan aksi penutupan paksa rumah-rumah peribadatan (gereja) milik jemaat beberapa gereja di Bandung. Pernyataan itu disampaikan Wahid untuk menyikapi penutupan paksa 23 gereja di Bandung, Cimahi, dan Garut yang berlangsung sejak akhir 2002 sampai kasus terakhir penutupan Gereja Kristen Pasundan Dayeuhkolot, Bandung pada 22 Agustus 2005 lalu.
    • 05 September, Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh FPI
    • 22 September FPI memaksa agar pemeran foto bertajuk Urban/Culture di Museum Bank Indonesia, Jakarta agar ditutup
    • 16 Oktober FPI mengusir Jamaat yang akan melakukan kebaktian di Jatimulya Bekasi Timur
    • 23 Oktober FPI kembali menghalangi jamaat yang akan melaksanakan kebaktian dan terjadi dorong mendorong, aparat keamanan hanya menyaksikan saja.
    • 18 Oktober Anggota Front Pembela Islam (FPI) membawa senjata tajam saat berdemo di Polres Metro Jakarta Barat.
    • 19 September FPI diduga di balik ribuan orang yang menyerbu Pemukiman Jamaah Ahmadiyah di Kampung Neglasari, Desa Sukadana, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

    Tahun 2006

    • 19 Pebruari Ratusan massa Front Pembela Islam berunjuk rasa ke kantor Kedutaan Besar Amerika Serika dan melakukan kekerasan
    • 14 Maret FPI membuat ricuh di Pendopo Kabupaten Sukoharjo
    • 12 April FPI menyerang dan merusak Kantor Majalah Playboy
    • 20 Mei, anggota FPI menggerebek 11 lokasi yang dinilai sebagai tempat maksiat di Kampung Kresek, Jalan Masjid At-Taqwa Rt 2/6, Jati Sampurna, Pondok Gede
    • -21 FPI, MMI dan HTI menyegel kantor Fahmina Institute di Cirebon
    • -23 FPI, MMI, HTI, dan FUI mengusir KH Abdurrahman Wahid dari forum Dialog Lintas Etnis dan Agama di Purwakarta Jawa Barat, dan sempat memaki “kiai anjing”.
    • 25 Mei Front Pembela Islam (FPI) cabang Bekasi, mengepung kantor Polres Metro Bekasi.
    • 2 Juni, Ketua PWNU Jatim KH Dr Ali Maschan Moesa Msi: ”Kami imbau ulama, tokoh dan aktivis NU untuk tidak perlu bergabung dengan FPI, tapi bukan semata-mata karena FPI-nya, melainkan penggunaan kekerasannya,”
    • 13 Juni, MMI, FPI, dan FBR dianggap SBY sebagai ormas berlabel agama yang seringkali menggunakan tindak anarkisme untuk mencapai tujuannya. Hal itu diungkapkan Sekjen Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Soni

    Danaparamita usai diterima Presiden SBY di Kantor Presiden.

    • 19 Juni, Ketua Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq, menuding Amerika Serikat (AS) berada di balik desakan terhadap pembubaran sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam di Indonesia. “Rencana pembubaran Ormas-Ormas Islam di Indonesia adalah murni pesanan dari Amerika karena pemerintah mengeluarkan rencana tersebut setelah Rumsfeld datang ke Jakarta sehari sebelumnya.”
    • 20 Juni, Sejumlah anggota Front Pembela Islam terlibat bentrok dengan anggota Forum Betawi Rempug di Jalan Kramat Lontar, Kelurahan Paseban, Senen, Jakarta Pusat. Kedua kubu saling melempar batu dan botol minuman di tengah-tengah permukiman warga.
    • 11 Juli, FPI mengadukan Fla Priscilla, Salah satu personil Tofu, ke Polda Metro Jaya dengan dugaan melanggar lima pasal sekaligus, plus UU No. 40 Tahun 1999 mengenai Pers. Kelima pasal tersebut 169, 281, 282, 283 dan 533.
    • 25 Juli, Mujahidah Front Pembela Islam (FPI) melaporkan Putri Indonesia Nadine Chandrawinata ke Polda Metro Jaya. Mereka juga melaporkan tim yang menyertai Nadine, yakni Mooryati Soedibyo, Wardiman Djojonegoro, …
    • FPI dari unsur perempuan yang diwakili Lilis Lisanawati Naseh dengan nomor laporan 2719/K/VII/2006/SPK Unit 1 melaporkan Julia Estele, Irene Anastasia, Vicxenza Nyssa Yuliani, Erwin Arnanda dan Ponti Corolus.
    • FPI melaporkan grup musik Samsons oleh ke Polda Metro Jaya dengan nomor 2718/k/VII/2006 SPK Unit 1. FPI menganggap grup musik Samson ikut serta dalam tindak asusila.

    Tahun 2007

    • 29 Maret. Massa FPI yang jumlahnya ratusan orang tiba-tiba menyerang massa Papernas yang rata-rata kaum perempuan di kawasan Dukuh Atas, pukul 11.20 WIB.
    • 29 April. Massa FPI mendatangi acara pelantikan pengurus Papernas Sukoharjo
    • 1 Mei. Aksi peringatan Hari Buruh Internasional May Day 2007, diwarnai ketegangan antar gabungan massa aksi Front Pembela Islam (FPI) dan Front anti Komunis Indonesia (FAKI) dengan massa Aliansi Rakyat Pekerja Yogyakarta (ARPY).
    • 12 September. FPI merusak rumah tempat berkumpul aliran Wahidiyah, karena menganggap mereka sesat.
    • 28 September. FPI Jakarta bentrok dengan polisi yang membubarkan konvoi mereka, sementara di Jawa Tengah FPI memukul seorang warga dengan alasan kurang jelas.

    Tahun 2008

    • 1 Juni. Massa FPI menyerang massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB) yang sedang memperingati Hari Kelahiran Pancasila di Monas. FPI memukuli orang-orang, termasuk di dalamnya ibu-ibu dan anak-anak, dengan benda-benda keras dan tumpul dan pasir. Puluhan orang terluka, patah hidung dan kepala bocor. Tak hanya memukul orang, massa FPI juga merusak mobil-mobil yang terparkir di sekitar lokasi tersebut.

    sumber cuplikan: 

    http://groups.yahoo.com/group/gosip-politik/message/12588

    http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/01/time/132956/idnews/948449/idkanal/10

    http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_aksi_Front_Pembela_Islam#Tahun_2008

    Hmmm, dari cuplikan aksi-aksi FPI tersebut di atas dari tahun 2001 s/d 2008, masih tetap saja maksiat bertebaran di mana-mana. Apakah cara mereka yang salah? Atau apa misi mereka sebenarnya? Membesarkan sebuah agama? Hhmm, ya tidaklah seperti itu juga caranya. Kenapa tidak dengan cara pendekatan yang baik seperti nabi-nabi kita dulu? Tapi kalau boleh dibilang, cuplikan aksi-aksi FPI di atas sepertinya dan sepertinya dan sepertinya….sekali lagi, sepertinya bukan kebudayaan asli Indonesiaku, yang ramah-tamah, tepo-seliro (saling menghargai satu sama lain), murah senyum, dan blah blah blah…Aku rindu INDONESIA ku yang dulu, setidaknya Indonesiaku yang dulu sewaktu aku masih kecil, tidak seperti saat ini.

    Sekali lagi, FPI ini dibilang benar, ya meraka seperti itu kelakuannya. Dibilang salah, mereka mengatasnamakan agama :D ck ck ck…Biar Tuhan dan pemirsa saja yang komentar tentang FPI ini.Biar Tuhan dan pemirsa saja yang komentar tentang FPI ini. Kita ini bukanlah nabi – Atau anda merasa nabi? Atau bahkan Tuhan?? :D – Sudahlah, biarkan “keputusan” itu hanya milik-Nya. Biar Dia saja yang “menghakimi”, bukan kita.

    Ini bukan negara Islam! Ini bukan negara Kristen! Ini bukan negara Hindu ataupun Budha! Ini bukan negara Aceh! Ini bukan negara Padang! Ini bukan negara Jakarta! Ini bukan negara Dayak! Ini bukan negara Jawa! Ini bukan negara Madura! Ini bukan negara Ambon! Bukan juga negara Batak! INI INDONESIA!!!!!!!!! Beragam, bahasa, budaya, agama, dan lainnya bersatu berdaulat dalam satu negara, sekali lagi INI INDONESIA…biarkan agama, budaya, dan bahasa berkembang di negara ini, JANGAN EGOIS!! Salinglah menghargai satu sama lain…kalaupun ada oknum yang tidak mau / tidak suka bersatu, silakan MEMISAHKAN DIRI dari INDONESIA bentuklah negara sendiri. Mari ciptakan DAMAI bersama di tanah air ibu pertiwi yang sudah susah payah mendapatkan kemerdekaan. Negaraku ini oh negaraku, kenapa kau seperti ini sekarang?

    Ok, tulisan ini hanya sebatas intermezzo/selingan saja karena sekarang ini lagi marak berita FPI lagi di mana-mana. Lanjut ngopi lagi aaahh…. :)

    Salam Perdamaian, Salam Persatuan dan kesatuan, dan Salam Indonesia, untuk semuanya.

     
  • Raymond Ginting 4:15 pm on 17 July, 2013 Permalink | Reply
    Tags: 3346, aktivasi kartu kredit, bni, kartu kredit   

    Mudahnya Aktivasi Kartu Kredit BNI 


    Sore ini saya coba ingin aktivasi kartu kredit BNI yang saya dapatkan sekitar 2 hari yang lalu. Saya coba aktifkan via sms dengan mengikuti petunjuk yang ada di buku panduan. Buku panduan tersebut berada dalam satu amplop bersamaan dengan dimana adanya kartu.

    Sengaja saya ingin aktifkan ini kartu via sms, karena memang belum pernah coba sebelumnya, dan menurut saya ini unik, karena aktivasi kartu kredit saya yang sebelumnya (bukan keluaran BNI) adalah via telepon. Jadi didorong rasa ingin tahu, seperti apakah jika via sms, maka dari itu saya penasaran ingin mencobanya, karena menurut saya ini unik dan mungkin bisa cepat.

    Lalu saya ikuti petunjuk yang ada di buku panduan tersebut dengan mengetik formatnya seperti di bawah ini contohnya:

    AKT (spasi) 1234123412341234 (spasi) 30121990

    Penjelasan dari format di atas adalah:

    • (spasi) : bukan diketik (spasi) seperti ini tapi benar-benar spasi
    • 1234123412341234: ini adalah sekedar contoh saja, intinya ini adalah 16 digit/angka yang tertera di kartu kredit bni anda (tanpa spasi).
    • 30121990: ini adalah format tanggal/bulan/tahun kelahiran anda (tanpa spasi).
    • Lalu kirim sms tersebut ke  3346

    Setelah saya kirimkan sms tersebut, belum 2 detik sudah saya dapatkan sms balik dari 3346 yang berisi:

    Terima Kasih, kartu Anda sudah aktif dan silakan gunakan kartu kredit BNI Anda.

    Setelah itu saya coba transaksi menggunakan kartu tersebut untuk memastikan jika kartu tersebut memanglah sudah aktif dan ternyata sudah bisa untuk bertransaksi menggunakan kartu tersebut, berarti aktivasi berhasil. Saya senang dan puas atas atas fasilitas aktivasi dari BNI ini.

    Terima kasih BNI :)

    Tulisan ini sekedar sharing berbagi informasi jika Anda sedang mencari tahu cara aktivasi kartu kredit BNI.

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 389 other followers

%d bloggers like this: