Unggul Kualitas, Timnas Takkan Remehkan Mauritania


Persiapan Timnas Senior Berlaga di Palestina – Anggota Timnas Senior berlatih di lapangan sepak bola Universitas Negeri Yogyakarta, Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (19/4). Latihan tersebut merupakan bagian persiapan untuk berlaga pada turnamen internasional Al-Nakba di Palestina pada pertengahan Mei mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com – Manajer tim nasional Ramadhan Pohan mengungkapkan timnas Indonesia dalam kondisi siap tempur untuk melakoni laga perdananya melawan Mauritania dalam kualifikasi Grup B turnamen Al-Nakbah, Kamis (17/5/2012). Timnas, kata Ramadhan, tidak akan meremehkan lawannya dan akan mengincar poin penuh dalam laga tersebut.


Kualitas Indonesia memang jauh lebih unggul karena berada di atas Mauritania, yang kini berada di peringkat 202 FIFA. Apalagi, dalam laga perdananya di Grup B, Mauritania yang menggantikan posisi Uzbekistan yang mengundurkan diri dari turnamen ini, dapat dikalahkan 1-3 oleh Kurdistan pada Rabu (16/5/2012).


“Duel nanti malam saya anggap laga hidup-mati. Tidak ada istilah seri, apalagi kalah. Kita harus rebut tiga poin penuh. Ini supaya peluang kita terjaga menjuarai grup yang kini dipegang Kurdistan,” ujar Ramadhan dalam rilis yang diterima wartawan di Jakarta, Kamis sore.


Ramadhan menuturkan, salah satu kendala yang akan dihadapi dalam laga tersebut adalah kondisi lapangan yang terbuat dari rumput sintetis. Politisi Partai Demokrat tersebut mengharapkan skuad “Merah Putih” dapat beradaptasi dengan kondisi tersebut agar dapat memamksimalkan instruksi pelatih Nil Maizar.


“Timnas belum terbiasa main dengan rumput sintesis. Tapi, selama latihan di komplek olahraga Amman itu, Nil menajamkan kerjasama dan kombinasi cepat bertahan dan menyerang. Nil tak mau mau pasukan Merah-Putih kehilangan bola, harus cepat merebutnya baik saat menyerang maupun lekas bertahan,” tuturnya.


Ramadhan mengatakan, dalam pertandingan itu, timnas kemungkinan akan menggunakan taktik permainan cepat di sisi dua sayap. Dengan strategi tersebut, diharapkan dapat meredam sejumlah pemain Mauritania yang memiliki postur lebih besar daripada Titus Bonai dan kawan-kawan.


“Pemain mungil namun lincah dan cepat seperti Bayou di sayap kanan, diharapkan mengejutkan dan kocar-kacirkan pertahanan lawan. Jadi mohon doanya yang terbaik untuk hasil malam ini,” pungkas Ramadhan.


Setelah melawan Mauritania, Indonesia selanjutnya akan melakoni laga versus Kurdistan dalam laga lanjutan penyisihan Grup B di Kota Dora, Palestina, Minggu (19/5/2012). Jika mampu memenangi dua laga, maka Indonesia akan lolos ke semifinal dan akan menghadapi best runner-up pada Senin (21/5/2012).


Unggul Kualitas, Timnas Takkan Remehkan Mauritania

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s