Ribuan karyawan tambang dirumahkan


Ribuan karyawan tambang dirumahkan kapal tambang/shutterstock

Peraturan Menteri (permen) ESDM 07/2012 tentang Peningkatan Nilai Tambah Mineral yang secara tiba-tiba melarang perusahaan tambang melakukan ekspor bahan mentah mineral pada tahun 2012 telah menyebabkan beberapa perusahaan merumahkan pekerjanya. “Sudah ada 360 orang yang dirumahkan di Sulawesi Tenggara, karena Permen ini,” ujar Koordinator Solidaritas Para Pekerja Tambang Nasional (SPARTA) wilayah Sulawesi Tenggara, Humullah, di Jakarta, Minggu (27/5). 

Menurutnya, peraturan pemerintah ini bersifat diskriminasi karena karena tidak berlaku bagi perusahaan pemegang kontrak karya yang rata-rata dimiliki oleh perusahaan besar seperti Freeport Indonesia, Newmont Nusa Tenggara, Vale Indonesia dan beberapa perusahaan lain. 

Tak hanya di Sulawesi saja, di Kalimantan Barat, sebanyak 6.400 pekerja tambang telah dirumahkan. “Kalbar 6.400 orang sudah dirumahkan dan belum tahu kapan di PHK-nya, apakah bulan ini masih dapat gaji atau tidak,” ujar anggota SPARTA wilayah Kalimantan Barat Arsan. 

Arsan berharap pemerintah memberikan kelonggaran waktu bagi para pengusaha dan pekerja tambang dalam melaksanakan peraturan pemerintah ini. “Harapannya 3 tahun lah sampai ada pekerjaan lain,” ungkapnya.

Humas SPARTA, Abdurahim, mengatakan bahwa PHK atau tindakan perusahaan untuk merumahkan karyawan bukanlah keinginan perusahaan melainkan terdesak oleh peraturan pemerintah ini. “Ini bukan konflik industrial, artinya perusahaan tidak berniat mem-PHK, tapi ini akibat kebijakan nagara,” katanya. 

Abdurahim mengaku akan menyampaikan aspirasinya secara langsung ke Kementerian ESDM pada hari Senin nanti terkait dengan pelaksanaan peraturan pemerintah ini. “Besok kita harus menghadap ke ESDM. Kami minta jika terjadi PHK, maka pemerintah yang harus bertanggung jawab terhadap PHK kami dan wajib menyediakan lapangan kerja baru untuk kami,” tutupnya. 

Sebelumnya Anggota Komisi VII dari Fraksi PDI P, Dewi Aryani mengatakan bahwa Permen tersebut telah membuat sekitar tiga juta karyawan tambang terancam di PHK.

Sebagai realisasi dari Permen tersebut, pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 75 tahun 2012 telah membebankan tarif bea keluar untuk 65 komoditas mineral mentah yang diekspor mulai awal Juni nanti.


Ribuan karyawan tambang dirumahkan

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s