males teriak teriak suaraku buat Jokowi aja ntar…


..males teriak-teriak..suaraku buat Jokowi aja ntar..
## sekali sekali bikin status politik ##

Advertisements

Selamat atas terpilihnya Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta


Jokowi, Gubernur DKI Jakarta periode 2012 - 2017

Atas nama pribadi, saya ucapkan selamat atas terpilihnya Jokowi (nama asli: Joko Widodo) sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2012 s/d 2017.

Jika melihat latar belakang profil beliau ini, di mana berawal dari pedagang perabotan meubel rumah dan taman beranjak menjadi walikota Solo dan kini ia pun menang dalam Pilkada 2012. Sungguh hebat, bersahaja, dan merakyat, benar-benar sosok seorang pemimpin yang dicintai masyarakat.

Sewaktu ia mencalonkan diri menjadi walikota Solo pun banyak yang meragukan, namun setelah menjabat sebagai walikota Solo, ternyata hasilnya ia bisa memegang janji-janjinya jika ia terpilih sebagai walikota Solo dan akhirnya masyarakat solo sangat puas dengan kepemimpinannya dan mencintai pemimpin yang sangat bersahaja ini.

Jokowi Kunjungi PasarJokowi Jumpai Pedagang PasarJokowi  di Pasar_Sukapura Jakartakunjungan jokowi ke kebon melati

Saat ini di situasi yang sama ia terpilih menjadi Gubernur Jakarta untuk periode 2012 sampai dengan 2017, mungkin masih banyak beberapa orang yang kecewa dan meragukan kepemimpinan Jokowi, khususnya warga Jakarta. Ya, mari kita lihat saja nanti ke depannya, apakah beliau dapat mengulangi kesuksesannya sama seperti ia memimpin kota Solo?

Sekali lagi, selamat untuk pasangan Jokowi – Ahok, selamat menjalankan tugasnya dengan baik, warga Jakarta menanti prestasi yang baik untuk warganya dan kota Jakarta dan selamat merealisasikan janji-janji sebelum terpilih menjadi gubernur resmi Jakarta.

Jika memang berhasil dalam memimpin DKI Jakarta, ada baiknya beliau dipilih kembali untuk menjadi presiden negara tercinta ini, Indonesia 🙂

Sedikit pesan: “Teruskan selalu untuk merakyat, pak Joko Widodo (Jokowi)” 🙂

Sindiran Jokowi Bikin Foke ‘Mati Kutu’


Sindiran Jokowi Bikin Foke 'Mati Kutu'

Cagub-Cawagub DKI Jakarta Jokowi-Ahok

Lewat paparan visi dan misinya, calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo membuat Cagub DKI lainnya, Foke atau Fauzi Bowomati kutu. Pasalnya, saat memaparkannya di ruang sidang paripurna DPRD DKI, Minggu (24/6) kemarin, Jokwi dan pasangnya, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok menyindir sejumlah kebijakan yang dilakukan Pemerintah Daerah DKI Jakarta era kepemimpinan Foke.

Pasangan yang dijagokan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Gerindra ini mengusung visi misi berjudul ‘Jakarta Baru, Kota yang Modern dan Tertata Rapi’ pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012. Dalam pidato penyampian visi dan misi, Jokowi mengunakaan slide show mengkritisi kinerja Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Fauzi Bowo.

Jokowi mencontohkan proyek Banjir Kanal Timur (BKT) yang mampu mengurangi banjir di Jakarta, dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan bukan Pemprov DKI. “Proyek KBT menggunakan alokasi dana APBN Kementerian Pekerjaan Umum, bukan APBD DKI. Namun, hasil kerjanya diklaim oleh Pemprov DKI,” sindir Jokowi yang disambut gelak tawa dan tepuk tangan para pendukungnya.

Jokowi menuturkan, bila dirinya dan Ahok dipercaya memimpin Jakarta pihaknya telah menyiapkan serangkaian program penanganan kemacetan di Ibukota. “Pembangunan MRT harus dipercepat. Ini sudah lima tahun, MRT baru akan (dibangun). Serta proyek monorel yang sempat terhenti beberapa waktu akan dilanjutkan untuk diselesaikan,” tuturnya.

Ditegaskan Wali Kota Solo itu, pihaknya juga akan menambah kapasitas umum Bus Transjakarta sebanyak seribu unit. Serta peremajaan metromini dan kopaja yang tidak memberatkan pengusaha angkutan umum. “Kami juga mempersiapkan program Jabodetabek Transportation Authority. Untuk membenahi masalah kemacetan di Jakarta, juga harus membina hubungan dengan pemerintah pusat,” jelasnya.

Sentilan Jokowi berlanjut lantaran selama lima kepemimpinan Foke, hanya satu koridor baru busway yang bisa ditambahkan. “Padahal dari 2002-2007, sudah ada 10 koridor baru,” cetusnya disambut tawa para hadirin sementara reaksi tersenyum simpul pun terlihat dari bibir Fauzi Bowo dari kejauhan.

Khusus pelayanan di bidang kesehatan dan pendidikan bagi warga miskin, Jokowi mengungkapkan, pihaknya akan memberlakukan dua kartu yakni Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jakarta Pintar. “Kartu Sehat Jakarta ini bisa digunakan di rumah sakit negeri dan swasta. Semuanya dengan nama, alamat, dan foto,” tutur Jokowi.

Jokowi menambahkan, percuma anggaran besar digelontorkan apabila masyarakat masih susah mengakses pendidikan murah di Ibukota. Masih banyak anak yang tidak sekolah di SMP dan SMA, dan banyak yang tidak bisa mengambil ijazah. “Di masa mendatang, dengan menunjukkan kartu tersebut, anak-anak miskin? yang saat ini tidak bisa sekolah dapat menikmati pendidikan gratis,” tuntasnya.

Sumber: Antara